Cara Menjual Dan Membeli Bitcoin Dengan Transfer Bank Lokal

Membeli bitcoin atau menjualnya mungkin hal yang sulit beberapa tahun yang lalu. Salah satu pemain besar yang sudah ada di Indonesia adalah bitcoin.co.id. Namun jika anda ingin mencoba cara lain selain dengan membeli voucher bitcoin.co.id anda bisa menggunakan triv.

Triv memberikan layanan exchanger rupiah ke bitcoin ataupun bitcoin ke rupiah. Selain itu anda juga bisa membeli pulsa atau token listrik dengan saldo bitcoin anda. Di dalam akun Triv anda akan memiliki wallet bitcoin dan wallet Triv.

Wallet Triv berisi rupiah, sedang wallet bitcoin berisi bitcoin anda. Layanan exchanger lainya adalah pertukaran perfect money, OKpay, Payza, Skrill dan Netteller.

Untuk mengisi saldo anda perlu transfer Dana anda kea kun Triv. Catatan penting, anda harus membuat nama akun Triv sesuai nama di rekening bank . Triv menerima deposit hampir semua Bank di Indonesia bahkan beberapa Bank Pembangunan Daerah juga diterima seperti BPD Jateng, BPD Jambi dan lainya.

Untuk mengetahui secara rinci bagaimana membeli dan menjual bitcoin dengan Triv silahkan menuju TKP maaf lokasi.

Ciri Ciri Cloudmining Ponzi Scam

Banyaknya cloudmining yang memberikan tawaran investasi dengan return yang menjanjikan membuat orang yang awam terhadap bitcoin semakin bingung. Benarkah cloud mining tersebut benar-benar mining atau scam.

 

Berikut ini merupakan kriteria-kriteria yang dapat kita gunakan untuk mengidentifikasi apakah cloudmining ituscam/ponzi :

1. Tidak ada alamat mining publik/ no user selectable pool

Hashrate merupakan perhitungan berapa besar power yang anda beli untuk mining bitcoin.
Jika sebuah perusahaan cloudmining tidak memperbolehkan pengguna melihat hashrate yang dimilikinya dan tidak bisa membuktikan bahwa bitcoin yang di terima pengguna adalah hasil dari mining itu sendiri. Maka sudah dapat di pastikan SCAM.

2. Tidak adanya dukungan dari vendor-vendor ASIC ( pembuat alat mining )

Hardware dalam mining salah satunya menggunakan ASIC miner. Alat ini akan menambah Hashrate sehingga bitcoin yang dihasilkan akan lebih banyak.
Vendor alat mining akan dengan senang hati menunjukkan bahwa perusahaan cloudmining itu adalah pelanggannya dengan cara membuat postingan atau iklan kecil. Ini merupakan layanan gratis dari setiap vendor ASIC, dengan cara tersebut maka perusahaan yang telah menggunakan jasanya akan semakin berkembang dan diminati oleh yang membaca iklan/posting tersebut, dan tidak ada alasan untuk menolaknya. Jika sebuah perusahaan cloudmining tidak mendapatkan dukungan dari vendor ASIC, maka anda patut curiga dengan cloudmining tersebut.

3. Tidak adanya gambar yang relevan dari hardware dan datacenter mereka.

Sebenarnya gambar bisa direkayasa. Namun perlu di lihat reviewnya apakah mereka benar-benar memiliki hardware yang digunakan.
Tidak ada alasan untuk tidak menunjukkan gambar tersebut, tentu saja jika tidak ada yang mengambil gambarnya. Namun, bisa juga gambar tersebut palsu, dan tidak membuktikan kepemilikan. Sama seperti kriteria yang tertulis, maka hal ini membuktikan mereka merupakan cloudmining SCAM/PONZI.

4. Open ended IPO / resiko balik modal
Selain cloudmining yang di operasikan oleh vendor ASIC sendiri. Kamu tidak akan bisa menjual hashrate sesukamu. Perusahaan cloudmining yang tidak membatasi jumlah penjualannnya, atau menunjukkan berapa banyak yang mereka jual vs berapa banyak yang mereka operasikan, maka kamu harus curiga dengan cloudmining tersebut.

5. Program referal dan sosial network